Ciamis, 6/8 2014 PNPM Mandiri
Perdesaan Kabupaten Ciamis menerima kunjungan studi lapang BKAD kabupaten
Banggai propinsi Sulawesi tengah berdasar pada surat kepala Badan Pemberdayaan
Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Banggai propinsi Sulawesi Tengah,
Tim Studi BKAD Kabupaten Banggai di ikuti oleh 10 orang utusan meliputi unsur
BKAD, SKPD yang membidangi PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Banggai yaitu BPMPD,
dan SKPD terkait program di kab. Banggai, Kunjungan di pimpin oleh Kepala BPMPD
Kabupaten Banggai Bapak Drs. Yusuf Bidin.
Tim Studi BKAD kabupaten banggai
di terima di Aula Bapeda kabupaten Ciamis oleh Kepala BKBPMPD Drs. H. Dondon
Rudiana, M.Si sekaligus menjadi pemandu diskusi yang juga di hadiri oleh SKPD
terkait seperti Bapeda, Dinas pendidikan, Dinas Kesehatan, DPKAD. Pada
Kesempatan pertama Kepala BKBPMPD Kabupaten Ciamis menyampaikan pesan sambutan
Bupati Ciamis serta memaparkan gambaran pelaksanaan kegiatan PNPM Mandiri
Perdesaan di kabupaten Ciamis.
Pada Kesempatan pemaparan Kabid
Pemberdayaan Masyarakat Drs. Dian Budiana, M.Si menyampaikan beberapa kunci keberhasilan
pelaksanaan PNPM mandiri terutama terkait BKAD Kawali yang mendapatkan
penghargaan BKAD terbaik Nasional Bidang Pembentukan dan Organisasi BKAD. BKAD
berprestasi seperti di kecamatan Kawali tidak lepas dari berbagai dukungan
lembaga yang memberikan supporting seperti keberadaan Ruang Belajar Masyarakat
(RBM) sebagai ruang wacana memberikan konstribusi penting dan mendorong peran
aktualisasi BKAD dan forum BKAD sehingga mampu melakukan fungsi dan perannya
dengan melakukan penguatan lingkar belajar pelaku program, terlebih RBM Ciamis
didukung oleh sumber daya yang kompeten dari berbagai kalangan seperti Drs.
Tiwa Kusriyanto, M.Si ( mantan Kepala Bapeda Ciamis), Drh. Totong Karyo (Balegda
DPRD Kab. Ciamis ), Purn Pol AKP Iwa Kartiwa (Mantan Penyidik Tipikor Polda
Jabar ), serta beberapa pelaku lintas organisasi yang memiliki kepedulian
memperkuat peran pemberdayaan masyarakat. Disisi lain RBM di support oleh
paktisi Informasi dan Teknologi untuk mendorong fungsi penyebaran informasi.
Dukungan RBM dalam merajut
hubungan kerja pelaku pemberdayaan sebagai prinsip yang di dorong oleh satuan
kerja PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Ciamis yang di sebut dengan prinsip 3 P
yaitu sebagai berikut :
- Pendekatan,
yaitu membangun komunikasi pelaku dan kelembagaan berdasarkan pendekaan
prinsip integrasi yaitu teknokratik-politik-partisipatif, sebagai bangunan
pendekatan komunikasi
- Pembuktian,
prinsip ini merupakan akuntabilitas sebuah pekerjaan, bahwa bukti
pekerjaan harus nampak nyata, berjalan sesuai ketentuan yang berlaku
- Publik
Opini, sebuah pekerjaan harus menciptakan opini di masyarakat luas dan
para pemangku, sehingga memberikan kepuasan dengan mengoptimalkan media
pengembangan RBM dan juga dorongan pengelolaan yang transparan dalam
proses informasi melalui dukungan penguatan website desa dan website
lainnya.
Selanjutnya Dian Budiana
menegaskan bahwa penerapan Prinsip 3 P harus di dorong dengan model Gerakan,
daya dukung gerakan meliputi dukungan banyak orang, banyak tempat, kontinu dan
timbul atas inisiatif sendiri. Dalam hal ini Dian budiana menontohkan PNPM
Mandiri perdesaan dan RBM bekerja berkolaborasi dengan prinsip gerakan, karena
itu ungkapnya satker mendukung kemitraan dengan gerakan desa membangun dalam
menerapkan kinerja kolektifnya terutama dalam pengembangan IT perdesaan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar