Pages

Jumat, 24 Januari 2014

TELOR ASIN TAHAN LAMA TANPA PENGAWET



Selepas Sholat  jumat (24/01), seolah-olah telah mendapat wangsit untuk berkunjung dan melihat sebuah kegiatan di salah satu kelompok perempuan yang memiliki kegiatan usaha produktif, tempatnya ± 2 Km dari Kantor UPK. Kelompok tersebut bernama Kelompok Telur Asin Madu, dari namanya cukup menantang keingintahuan tentang apa yang di kelola kelompok ini.

Pada saat kami datang ke kelompok Telur Asin Madu, rupanya Hari itu sedang tidak berproduksi, namun demikian kami semata melihat-lihat nampak banyak telur asin persediaan yang masih dalam proses pengolahan.  Di Pabrik pengolahan ini ternyata di kelola oleh Ibu Nurhasanah yang juga pada pengelolaannya di bantu oleh suaminya yaitu pak Mas’ud  Iskandar.

Pada Awalnya usaha pengolahan telur asin ini adalah usaha perorangan yang di rintis oleh ibu Nurhasanah semenjak tahun 2008 yang pada awalnya usaha telur asin bukanlah usaha pokoknya tetapi cabang usaha sambilan, produk unggulan utama usahanya adalah produk sale pisang, namun ibu nurhasanah sering
juga menitipkan produk telur asinnya, lama kelamaan konsumen memiliki ketertarikan akan rasa dan khasnya telur asin yang tidak umum di masyarakat mangunjaya karena prosesnya dilakukan dengan proses pengasapan sehingga warna telur asinnya coklat belang tidak seperti warna telur asin yang berwarna biru telor.

Kelompok Telur Asin Madu di bentuk pertengahan tahun 2013, kelompok terdiri dari 5 orang dan ketuanya adalah Ibu Nurhasanah. Yang unik dari pengelolaan usaha ini adalah kelompok ini merupakan usaha bersama dengan membangun proses kemitraaan anggota dengan kelompok serta kelompok dengan Kelompok Usaha Bersama lainnya yaitu KUB Aneka Snack yang di pimpin oleh Ibu Hj Tuti Rahayu.  Anggota Kelompok memiliki modal penyertaan di kelompok dengan modal awal rata-rata Rp. 2.000.000,- per anggota untuk pengadaan bahan baku telor yang akan di proses dan di kerjakan bersama di Kelompok Telur Asin Madu.  Sedangkan modal yang di berikan dari pinjamam UPK sebesar Rp. 10.000.000,-

Produksi Telor Asin dengan teknik pengasapan per-minggu menghasilkan 1.500,- butir yang di kemas dalam dus khusus yang berisi 350 Gram setara 6 butir telur, sedangakan untuk mencukupi kebutuhan bahan baku setiap anggota mendapat target 250-300 butir per minggu untuk di olah bersama, pengiriman untuk proses produksi dibuat jadual pengiriman telur dari setiap anggota  dari senin sampai jumat sehingga sesuai dengan kemampuan kerja pengolahan telur asinnya.

Proses pembuatan telor asin di kelompok Telur Asin Madu meliputi :
  1.  Penyortiran Telur, yaitu memilih ukuran ( besar dan kecil ) untuk memudahkandalam proses kemasan
  2.  Pencucian telur dari kotoran
  3.  Pengasinan dengan menggunakan tanah lempung bergaram, dengan cara menutup rapat telur dengan     adonan tanah lempung dan di peram selama 10-15 hari untuk yang berselera asin sedang untuk rasa  asin sedang cukup 7 hari.
  4.  Selanjutnya di lakukan pengasapan selama 2 hari dengan menggunakan kompor merang.

Keunggulan Telur Asin Asap produksi kelompok Telur Asin Madu adalah lebih tahan lama dan awet tidak mudah rusak kualitasnya, karena jamur dll, Daya tahan telur asinnya bisa sampai 2 bulan bila melalui pengasapan, sedangkan telur asin biasa hanya tahan 10 hari. Untuk Pemesanan Telur Asin Bisa menghubungi Pak Mas'ud Iskandar No Kontaknya 08531-0643836..  

Selain memproduksi Telur Asin dan Sale Pisang, kelompok ini sedang melakukan  Pengembangan usaha aneka produksi lainnya  seperti kecap dan budidaya jamur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar