Orang sukses adalah orang yang bersyukur atas apa yang telah di dapatkan dalam perjalanan hidupnya, inilah sekilas pembuktian yang dilakukan dari pengalaman hidup kang Mumu Najmudin warga dusun bojongnangoh RT 16/06 Desa Utama yang aktif pada kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan sejak tahun 2009, dimana sebelumnya sempat menjadi petualang di kota-kota besar ( bandung, dan Jakarta ), namun rupanya kota besar seperti ibu tiri yang tega menelantarkan anaknya, hidup begitu sulit apalagi berbekal pendidikan dasar saja, oleh karena itu mumu akhirnya memutuskan kembali ke desanya.
Kang Mumu dalam kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan telah memiliki berbagai pengalaman dalam perannya sebagai pelaku PNPM, mulai dari KPMD selama 2 tahun, kemudian di percaya menjadi Pendamping Lokal, dan saat ini sudah 2 Tahun menjadi Tim Pelaksana Kegiatan di desa Utama. Kang Mumu adalah sosok pembelajar yang baik, ia banyak belajar dari para fasilitator yang di tugaskan di kecamatan cijeungjing, hingga beliau memiliki kemampuan luar biasa dalam membuat design dan RAB, bahkan dengan menggunakan aplikasi auto cad, Kang Mumu begitu mahir menghitung dan menggambar seperti layaknya fasilitator teknis.
Menurut kang Mumu selama di Aktif di PNPM Mandiri Perdesaan beliau mendapat setidaknya ada tiga hal yaitu Ilmu Pengetahuan, Kekuatan Mental dan Relasi Sosial, yang sebelumnya tidak pernah ia miliki. Pengalaman baik dan buruk dalam selama aktif di PNPM menjadikan sebuah pembelajaran berharga, tidak pernah mengeluhkan terhadap keadaan, tetapi keyakinannyalah yang membuat ia tetap bertahan dan bersama PNPM membangun harapan bersama.
Selama Aktif di PNPM kang Mumu mulai memiliki kepedulian dilingkungan sekitarnya, banyak anak muda dan pengangguran yang hanya menghabiskan waktu untuk kong kow – kong kow tidak sedikit yang mabuk-mabukan. Itu lah kemudian menjadi inspirasi beliau untuk bisa berbuat lebih banyak dengan menularkan keterampilannya, sehingga pemuda-pemuda bisa berkarya dengan menjadi karyawan borongan pada kegiatan usahanya, yang semula hanya di lakukan oleh kang mumu besama istrinya.
Dengan berbekal pembelajaran PNPM saat ini kang mumu menekuni usaha yang cukup mapan untuk kehidupan keluarganya , usaha yang berkembang saat ini tidak dengan tiba-tiba pesat, ini berawal dari kegiatan iseng-iseng saja membuat papan karambol, membuat kurungan burung/ayam, membuat papan board. Pada awalnya untuk pembuatan papan permainan karambol hanya menghasilkan 15 unit dengan modal pinjaman PNPM sebesar Rp. 2.000.000,-, kemudian usaha berkembang produksi mencapai 150 unit, saat ini pemasaran sudah berkembang ke berbagai kota di jawa barat seperti purwakarta, banjar, ciamis, bandung,garut,dan tasikmalaya dengan produksi mencapai 1200 unit papan karambol. Serta saat ini kang mumu sudah mampu mengakses permodalan dari Bank Jabar Banten ( BjB ).
Perjuangan yang tidak sia-sia bagi seorang mumu, apapun, siapaun, dimanapun, kapanpun menjadi saat-saat untuk menjadi sarana belajar, dan ini lah sekolah baginya, meski ia tidak mengenyam dunia pendidikan formal ( bahkan hanya sampai SD ), ternyata ia mampu membuktikan dengan sifat pembelajarnya yang sangat luar biasa.

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus