Awal membangun kekuatan kolektif di awali dengan membangun komitmen bersama untuk menyatukan visi bersama melalui wadah Ruang Belajar Masyarakat ( RBM ) yang di gagas melalui workshop perencanaan RBM kamis 19 September 2013 di Gedung Dakwah Islamic Center Kecamatan Parigi Kabupaten DOB Pangandaran
Workshop menampilkan Panelis dari berbagai kalangan diantaranya adalah Drs. Endin Nidlillah M.Ag ( Akademisi Universitas Galuh), Ir. Tiwa Kusriyanto, M.Si ( Tokoh Masyarakat Ciamis / Mantan Kepala Bapeda Ciamis ), Aji Sahdi ( Penggiat TIK Perdesaan/Gerakan Desa Membangun ) dan Surahmat ( TNP2K ), semua panelis memberikan pengkayaan luar biasa pada Pokja RBM Ciamis untuk menjadikan RBM sebagai Gerakan Masyarakat dengan membangun kesadaran kolektif sebagai modal perubahan.
Pada kegiatan Workshop RBM Ciamis menampilkan pula seni budaya buhun sunda menurut masyarakat setempat disebut seni "eok", sedangkan di daerah sumedang lebih dikenal dengan seni "beluk". Penampilan Seni eok sangat luar biasa mencuri perhatian peserta wokshop yang menyajikan 2 lagu buhun yang berjudul "ayun ambing dan Madenda". Bagaimana dan apa seni eok akan kami sajikan secara khusus dalam tulisan berikutnya.
Kegiatan Workshop RBM Ciamis di harapkan sebagai langkah awal "membangun moment gerakan" melalui membangun kolaborasi kinerja kolektif dengan berbagai kekuatan komponen bangsa baik kekuatan birokratis, politik, lembaga/komunitas, dengan pelaku PNPM Mandiri serta di dukung melalui kebangkitan kekuatan TIK perdesaan sebagai salah satu Ruang Belajar Masyarakat sebagai bukti bahwa desa-desa di ciamis melek IT.
Semoga Ruang Belajar Masyarakat Bukan sekedar ritualitas program/proyek ( baca; RBM DOK ), tetapi menjadi RBM Subtanstif yang mampu melahirkan kepemimpinan partisipatif yang transformatif untuk membawa perubahan positif sesuai komitmen yang di bangun bersama
(mang ojo )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar