Pages

Rabu, 10 September 2014

MENGOLAH POTENSI MENJADI PRODUK UNGGULAN



Kaum perempuan adalah bagian terpenting dari program pemberdayaan masyarakat di wilayah kecamatan Cidolog kabupaten Ciamis, hal ini dapat dilihat dari peran aktif pada musyawarah desa khusus perempuan, juga kelompok usaha kecil yang semuanya beranggotakan perempuan. Kemudian mempunyai peranan penting dalam kehidupan ekonomi rumah tangga-nya.

Melihat animo kaum perempuan dalam berperan aktif di masyarakat, disaat yang sama program PNPM Mandiri Perdesaan menawarkan fasilitas berupa pelatihan bagi kelompok usaha yang dikelola oleh kaum perempuan. Menjelang pelatihan kelompok SPKP muncul gagasan dari seorang yang bernama Fachrudin Hidayat yang merupakan ketua dari Pengurus BKAD kecamatan Cidolog untuk memasukan materi pelatihan yaitu praktek membuat piring lidi dari pohon kelapa, bekerjasama dengan fasilitator kecamatan akhirnya pada saat pelatihan dilaksanakan dengan menghadirkan praktisi lapangan yaitu bapak Dasikun seseorang yang mahir dibidang pembuatan piring lidi yang berasal dari banjarsari dihadirkan untuk mempraktekannya, responnya cukup baik dari peserta, sehingga atas permintaan peserta bapak Dasikun diminta untuk melatih kembali di masing-masing desa.

Di wilayah kecamatan Cidolog ada enam desa dengan dukungan sumber daya alamnya berupa pohon kelapa, serta berbekal uang seadanya dari surplus kelembagaan BKAD, saudara Fachrudin Hidayat berkeliling desa bersama bapak Dasikun sebagai Instruktur pembuatan piring lidi untuk melaksanakan kegiatan pelatihan lanjutan, dimana sasarannya adalah kaum perempuan yang tersebar di enam desa.

Sesuai jadwal kegiatan pelatihan dilaksanakan di masing-masing desa dimana satu hari penuh untuk satu desa jadi ada enam hari kegiatan, semuanya atas permintaan kaum perempuan sebagai peserta pelatihan.
Saat dilaksanakannya pelatihan yaitu pada bulan maret tahun 2013, setelah melalui proses berulang dalam pembuatan piring lidi, maka jadilah setiap peserta pelatihan mampu membuat piring lidi. Pada saat ini (Nopember 2013) setiap orang yang dilatih saat itu sekarang sudah mampu membuat piring lidi seharinya lima buah, dengan harga perbuahnya di tingkat pengrajin adalah sebesar Rp.2,500,-per buah.

Hal itu bisa terjadi dikarenakan kaum perempuan mempunyai sipat penyabar, tekun serta motivasi yang kuat, sehingga potensi yang ada padanya menjadi berharga serta terlatih membuat piring lidi.
Tidak sedikit beragam pandangan terutama dari kaum perempuan salah satunya dari ibu Nurjanah sebagai KPMD desa cidolog, atas prakarsa bapak Fachrudin Hidayat selaku ketua BKAD kecamatan Cidolog, setiap anggota di dalam kelompok SPKP sudah mampu membuat piring lidi serta menjualnya ke penampung di wilayah kecamatan cidolog. Pada tanggal 24 Mei 2013, Sang ketua BKAD kecamatan cidolog wafat di panggil yang maha kuasa, sehari sebelumnya sempat menghadiri dan memimpin MAD Khusus tentang perguliran, penanganan kemacetan serta tunggakan.

Selamat jalan sang Pelopor...!!! Semoga amal baikmu diterima oleh Alloh Swt....Amin..!

Aef Saeful Khalik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar