Pages

Rabu, 13 Agustus 2014

BAYU SETYO NUGROHO SOSOK PEMIMPIN MUDA INSPIRATIF



Gerakan Desa Membangun sudah cukup di kenal di kabupaten Ciamis sejak tahun 2012 dengan di pelopori Desa Panjalu mengikuti Festifal Jadul di Desa Mandalamekar Kabupaten Tasikmalaya serta berbagai Lokakarya Gerakan Desa Membangun yang di selenggarakan di Kabupaten Banyumas. Hingga pada akhirnya Desa-desa di kabupaten Ciamis membangun kekuatan Kolektif bersama Gerakan Desa Membangun dengan dengan turut menyelenggarakan lokakarya desa sebagai sarana lingkar belajar antar desa-desa dalam tata kelola desa.

Intensitas Komunikasi antar desa ini terus berkembang di desa-desa kabupaten Ciamis karena terinspirasi para Kepala Desa yang menjadi penggagas Gerakan Desa Membangun seperti Budi Satrio, Bayu Setyo Nugroho dan Yana Noviandi, para kepala Desa tersebut menjadi sumber inspirasi para kepala desa yang ada di kabupaten Ciamis, terlebih setelah para Kepala Desa kabupaten Ciamis mengikuti Rembug Desa di Cariu kabupaten Bogor serta beberapa lokakarya di Ciamis yang turut menghadirkan kades penggagas GDM dan para penggiat GDM ( Yossy Suparyo, Soepriyanto )

Bayu Setyo Nugroho (BSN) pada kesempatan lokakarya dan pelatihan TIK perdesaan yang di selenggarakan PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Pamarican yang bekerjasama dengan Komunitas DeDeMIT ( Desa-Desa Melek IT), sangat menginspirasi para kepala desa dan Aparat Desa karena beliau berbagi pengalaman bagaimana tata kelola pembangunan dan Administrasi pemerintahan Desa dengan pemanfaatan TIK ( Teknologi Informasi dan Komunikasi ) serta berbagai bagaimana upaya membangun kemandirian dan pemberdayaan masyarakat dengan mengoptimalkan sumberdaya desa dengan mencontohkan pengelolaan BUMDes, Museum Desa, dan Perpustakaan Desa.

Sosok Bayu Setyo Nugroho sebagai Kepala Desa yang muda,tampan dan cerdas yang sangat diidolakan di kabupaten Ciamis menjadi sosok fenomenal yang membawa ide brilian dalam membangun masyarakat. Bayu Setyo Nugroho ( BSN ) adalah kepala Desa Dermaji periode 2011-2017 yang berinovasi dengan membuat Gerakan Desa Membangun. Bayu lahir 17 Juni 1975 di Desa Dermaji, sebuah desa perbukitan dalam wilayah Kecamatan Lumbir di ujung paling barat wilayah Kabupaten Banyumas dan berbatasan dengan Kabupaten Cilacap. Ibunya seorang pensiunan guru SD Negeri 1 Dermaji

Menjadi pejabat desa bukanlah hal baru bagi  BSN . Ia sudah terbiasa melihat pekerjaan ayahnya melayani masyarakat ketika menjabat sebagai carik. Meskipun begitu, ia menyadari adanya tantangan yang dihadapi selama memimpin Desa Dermaji. Tantangan terbesar adalah ia dituntut memiliki kemampuan mengenali dan menangkap aspirasi, serta kebutuhan masyarakat dengan baik dan mewujudkannya menjadi sesuatu yang nyata.

Dalam kepemimpinannya, BSN mengadopsi pemikiran Hubermas yang berpandangan bahwa sProses komunikasi masyarakat, sesuai dengan ide akarnya, adalah sebuah prinsip demokrasi yang tidak hanya mengandaikan bahwa semua orang dapat berbicara, dengan kesempatan yang sama, tentang persoalan pribadinya, keinginan dan keyakinannya, proses komunikasi yang otentik hanya dapat dicapai didalam kerangka bahwa semua pendapat pribadi ataupun kelompok dapat berkembang didalam debat rasional kritis dan kemudian membentuk opini publik.” Ini tentunya memberikan dorongan untuk pencapaian kepuasan masyarakat dalam proses pembangunan

Partisipasi masyarakat dalam pembangunan dimaknai sebagai keterlibatan masyarakat dalam mempengaruhi dan mengawasi pembangunan, pengambilan keputusan maupun sumber daya yang digunakan. Rakyat desa diberi kesempatan untuk mengelola sendiri (swakelola) kegiatan perencanaan, pendayagunaan dana pembangunan, pengendalian dan pengawasan pelaksanaan kegiatan, pemeliharaan hasil kegiatan, serta pemanfaatan hasil-hasil pembangunan  

Pandangan Hubermas menjadikan Impian BSN bahwa masyarakat di desa menjadi masyarakat pembelajar, yaitu masyarakat yang memiliki semangat, kesadaran, dan tradisi untuk terus mencari, menemukan, dan menciptakan pengetahuan. Pengetahuan itu dicari, ditemukan, dan diciptakan oleh masyarakat untuk mewujudkan kehidupan yang lebih berkualitas. Menurutnya, desa harus menjadi pusat peradaban baru. Hal itu dapat terwujud apabila masyarakat desa memiliki akses sebesar-besarnya pada informasi dan ilmu pengetahuan. Atas dasar itu BSN mendirikan Perpustaan Desa dan membangun Museum Desa, serta memanfaatkan TIK dan media sosial sebagai jaringan Belajar masyarakat atau desa.


Sebagai Himbuan kepada Desa-desa se Kabupaten Ciamis dan se-Propinsi Jawa Barat Khususnya serta Desa-Desa se NKRI maka dukung dengan memilih ( vote ) BSN ( Bayu Setyo Nugroho pada Link berikut ini http://www.beritasatu.com/hutb1

1 komentar: