Pages

Senin, 21 Juli 2014

Geliat Pemberdayaan Kelompok Perempuan

Ibu Enok Sri Hartini adalah sosok kader tangguh di desa Darmaraja Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis, beliau aktif dalam berbagai kegiatan di desa dan di tingkat kecamatan, aktivitasnya yang luar biasa serta pergaulan yang sangat luas menyebabkan berbagai pihak di desa dan dinas-dinas di tingkat kecamatan cukup mengenal sosok Ibu Enok ( 46 th )sebagai sosok pelaku pemberdayaan masyarakat. 

Diawali rasa keprihatinan ibu-ibu yang tidak memilki kegiatan serta di sisi lain luasnya lahan pekarangan yang tidak dimanfaatkan oleh masyarakat dusun awiluar, maka terbersit Ibu Enok mengajak ibu-ibu di kampungnya untuk memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam berbagai jenis sayuran untuk membantu kebutuhan dapur rumah tangganya. 

Melalui pengorganisasi ibu-ibu rumah tangga di kampungnya melalui gerakan menamam lahan pekarangan, maka pada tahun 2009 di bentuklah Kelompok Wanita Tani bernama Mawar yang di ketuai oleh Ibu Enok Sri Hartini, Sekretaris Ibu E. Supini dan Bendahara Ibu yeyet Sumiati. Saat ini anggota kelompok mawar berjumlah 30 orang. Kelompok 

Mawar setelah membuktikan gerakan menamam lahan pekarangan mendapatkan perhatian dari dinas pertanian dengan mendapatkan modal operasional penguatan kelompok sebesar Rp. 2.000.000,- untuk mendukung operasional kelompok dan adminitrasi kelompok, selanjutnya melihat perkembangan kegiatan yang dilakukan oleh KWT Mawar Dinas Pertanian Ciamis memberikan bantuan modal sebesar Rp. 16.000.000 untuk kebutuhan sarana produksi seperti : Media pertumbuhan, Pupuk dan Obat-obatan. Kegiatan yang dikelola oleh KWT Mawar dengan cukup melimpahnya sumber daya hasil pertanian terutama singkong di dusun Awiluar desa Darmaraja memunculkan inspirasi untuk memproduksi Kicimpring yaitu makanan ringan olahan berbahan baku singkong. Usaha pengolahan berbahan baku singkong dengan produksi Kicimpring cukup banyak menyerap partisipasi Ibu-ibu di dusun Awiluar sehingga cukup banyak yang bergabunf menjadi anggota kelompok dan sekaligus membuat usaha bersama dengan penyertaan modal Rp. 200.000,- / anggota untuk memproduksi Kicimpring. Untuk meningkatkan permodalan usahanya kelompok mawar akhir mengajukan permodalan ke PNPM Mandiri Perdesaan melalui UPK Kecamatan Lumbung, pada tahun 2009 mendapat modal Rp. 3.000.000,-, tahun 2010 mendapat modal Rp. 5.000.000,-, tahun 2011 mendapat sebesar Rp. 10.000.000, tahun 2012 mendapat modal Rp. 15.000.000,- dan tahun 2013 telah mendapatkan modal sebesar Rp. 30.000.000. 
 
Modal Pinjaman PNPM di gunakan untuk usaha bersama dan Usaha individu anggota kelompok. Produksi Kicimpring yang di hasilkan kelompok Mawar per-siklus produksi menghasilkan 16 kg dari bahan baku 500 kg singkong yang di parut, harga 1 Kg kicimpring adalah Rp. 20.000,-, selain itu di bentuk dengan kemasan 0.5 Kg, serta dengan varian rasa seperti rasa jengkol, rasa bawang, Rasa Pindang, rasa cikur, rasa jahe dan rasa pedas. Keuntungan yang di peroleh dari hasil produksi di alokasikan untuk upah anggota kelompok yang bekerja dan kas kelompok (kisaran Rp. 25.000 – Rp. 40.000,-/ siklus produksi ), dalam satu minggu kelompok memproduksi 2 kali produksi Kicimpring. Kontak pribadi untuk pesana produk : 0821-1669-6017 ( Ibu Enok Sri Hartini )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar