Oleh Eliez K Kotimah&Andi Yogaswara
Siapa tak kenal krupuk? Makanan ringan ini
hampir tersedia di pelosok desa. Selain murah, gurih, krupuk cukup
nikmat kalau dibuat lauk. Suaranya yang kriuk-kriuk kian menambah selera
makan. Bahan bakunya juga sederhana dan mudah di dapat. Cara
membuatnya juga mudah sehingga tak sedikit usaha pembuatan krupuk
digeluti oleh rumah tangga.
Krupuk telah menjadi bagian tak terpisah dari budaya makan orang Indonesia
sejak dulu kala. Termasuk bagi masyarakat di kecamatan Cihaurbeuti,
Ciamis. Kebiasaan mengkonsumsi kerupuk atau yang biasa disebut opak,
telah berlangsung lama. Pembuat opak pun diuntungkan dengan adanya
permintaan ini. Namun, namanya home industri sering terkendala dengan cara bisnis yang gitu-gitu aja. Kata lainnya, tidak ada inovasi.
Hal itu pula yang
dialami beberapa pembuat opak di Desa Pasirtaming. Salah satunya Ibu Eka
dan Wartini. Dengan sistem jual gelondongan (tanpa kemasan) akhirnya
membuat produk Opak menjadi murah. Berbeda dengan yang sudah dikemas dan
diberi label, ketika dijual ke minimarket harganya bisa dua sampai tiga kali lipat.
Karena kondisi inilah, timbul ide dari UPK Cihaurbeuti agar kemasan dan
label menjadi salah satu hal yang dimiliki oleh pembuat Opak. Pada
tahun 2011, difasilitasilah even pameran produk di tingkat kecamatan.
Opak Aci termasuk yang ditampilkan. Karena cukup diminati oleh warga,
akhirnya muncul ide pelatihan kelompok pengrajin untuk pembuatan kemasan
dan label.
Hasilnya lumayan,
pada tahun 2012 berbagai opak telah memiliki kemasan dan label
sendiri-sendiri. Penjualanpun semakin bergairah karena nilai jualnya
lebih tinggi dibanding dengan sistem gelondongan. Kini pembuat opak
seperti halnya bu eka dan wartini terus tertarik untuk mengembangkan
Opak. Salah satunya agar memiliki sertifikat halal dari MUI dan
sertifikat higienis dari BPOM.
Inilah hasil prakarsa
PNPM Mandiri Perdesaan. Melalui kegiatan pengembangan usaha kelompok
yang difasilitasi oleh UPK Ciahurbeuti, akhirnya ada peningkatan
kapasitas skill anda knowledge dari masyarakat pengrajin opak. Tentu
akan menjadi pendorong bagi peningkatan income mereka kedepannya


Tidak ada komentar:
Posting Komentar