Pages

Jumat, 01 November 2013

Kelompok Mekar, Kekuatan Usaha Ekonomi Perdesaan (UEP) dari DAS Citanduy

Kelompok Mekar awalnya merupakan salah satu kelompok yang berkembang dari program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga akseptor (UPPKA) pada tahun 1990 an. Perkembangannya program UPPKA ini berubah menjadi UPPKS yaitu Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera. Dalam program ini, kelompok Mekar yang berdomisili di sekitar DAS (Daerah Aliran Sungai) Citanduy Dusun Cibuluh Desa Cibuluh Kecamatan Kalipucang Kab. Ciamis dibentuk sebagai kegiatan ekonomi simpan pinjam dengan menghimpun dana swadaya dari masyarakat melalui gerakan tabungan. 

Kepengurusan kelompok dipelopori oleh H. Elon Dahlan sebagai ketua, H. Ukus sebagai sekretaris dan Dedi Koswara sebagai bendahara. Modal awal kelompok yang terhimpun dari 15 anggota adalah simpanan pokok Rp. 5.000/anggota dan simpanan wajib Rp. 500 per bulan/anggota. Dan jasa pinjaman 3 % /bulan menurun per 10 bulan.
Seiring perjalanan waktu, kelompok Mekar semakin berkembang, dan pada tahun 2001 kelompok mekar mengajukan tambahan modal ke Unit Pengelolaan Kegiatan (UPK) PNPM MP senilai Rp. 7.500.000,- bagi 15 anggotanya. Selain itu, H. Elon Dahlan sebagai perintis kelompok simpan pinjam UEP di desanya dipercaya oleh desa untuk membina kelompok lainnya yang ada di Desa Cibuluh sebanyak 9 kelompok (yang mengajukan pinjaman ke PNPM). Sejak itulah H. Elon Dahlan dikenal sebagai coordinator simpan pinjam desa Cibuluh.
Selama tahun 2001 selain mendapat suntikan modal dari PNPM, secara mandiri kelompok Mekar meningkatkan permodalan dari selisih jasa 1% (Jasa ke upk 2 % per bulan) dan meningkatkan simpanan dengan memperbanyak jenis tabungan, yaitu selain simpanan pokok dan wajib, digenjot juga simpanan sukarela/manasuka dan simpanan gerakan tabungan sesuai kemampuan. Tentunya dengan memberikan kompensasi tertentu bagi anggota yang sering menabung.
Pada tahun 2002, kelompok Mekar mencoba untuk mandiri dalam permodalan dengan tidak meneruskan pinjaman ke PNPM, tapi kelompok mekar merekrut kelompok lainnya yang menjadi nasabah PNPM dalam desa Cibuluh untuk bekerjasama dalam pengelolaan permodalan dan manajemennya. Keuntungannya, bagi kelompok yang bergabung dalam kelompok mekar akan mendapatkan pembagian keuntungan diakhir tahun, karena dalam perkembangannya kelompok mekar menerapkan system koperasi, sehingga keanggotaan kelompok mekar tidak hanya individual, tapi sudah merangkul kelompok usaha. Bagi kelompok usaha, diterapkan permodalan sebesar 5% dari modalnya untuk dikelola di kelompok Mekar.

Sampai tahun 2013, perkembangan kelompok mekar sudah mencapai sekitar 200 anggota dalam desa Cibuluh dengan modal mencapai ± Rp. 216.000.000 (dari simpanan) dengan perguliran perbulan rata rata mencapai ± Rp. 40 juta. Keberhasilan ini tidak lepas dari pembinaan/pembelajaran terus menerus kepada masyarakat penerima manfaat dalam meningkatkan perekonomian keluarga Ujar H. Elon Dahlan menutup cerita kelompok Mekar kepada FK PNPM Kalipucang (21 Oktober 2013).

By FK Kalipucang
R. Hariyaman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar